Tempatnya Kopi Nikmat Cimahi

Tempatnya Kopi Nikmat Cimahi

Tempatnya Kopi Nikmat Cimahi – Halo, anak gaul Cimahi. Author ingin bertanya, kamu seringkali kongkow di cafe-cafe Bandung atau di Cimahi?

Kemungkinan jawabnya sich di Bandung, ya, kan? Lumrah, sich, soalnya kota Bandung memang lebih luas dari Cimahi.

“Kopi Djongko”, Tempatnya Kopi Nikmat Untuk Wargi Cimahi

Ngomong-ngomong masalah coffee shop, di Cimahi ada satu tempat ngopi yang recommended untuk kamu beberapa pencinta kopi, namanya ialah Kopi Djongko.

Baca Juga: Kongkow Asyik di Fullmoon Coffee

Dengar-dengar sich djongko itu maknanya kongkow dalam Bahasa Sunda. Tetapi, author tidak paham kejelasannya, author tidak pintar berbahasa Sunda, sich. Yang pasti Kopi Djongko sebagai lokasi yang cociks sekali buat nongki bersama rekan-rekan sekalian ngopi dan ngemil.

Kopi Djongko bulan ini genap satu tahun umurnya. Ya, warung kopi di Cimahi ini berdiri semenjak Desember 2016 kemarin. Berada di Jalan Raya Jenderal H. Amir Machmud membuat warung ini tidak susah ditemukan.

Umumnya yang kongkow di sini yaitu beberapa anak muda dan umur kantoran. Waktu author singgah ke Kopi Djongko, ada banyak pasangan yang kekasihan (cie), beberapa genk-gonk sekolahan, beberapa anak universitas, orang kantoran, dan beberapa orang militer.

Pengunjung Kopi Djongko tiba dari bermacam kelompok karena tempat ini universal sekali. Siapa saja dapat kongkow di sini. Bila kamu bertanya mengapa dapat ada orang militer kongkow di warung kopi ini, Kota Cimahi kan memang dikenali karena militernya, maka janganlah terkejut jika menyaksikan ada beberapa orang kemiliteran nongki di cafe-cafe Cimahi, ya. Saat ini, silahkan kita ketahui lebih dalam sangkut-paut Kopi Djongko, yok!

Ambience Outdoor

Ini kemunculan depan Kopi Djongko. Warung kopi ini cukup unik karena tanahnya menerpai, tetapi setelah tiba pada tempat duduk tanahnya konstan, kok. Kamu dapat tentukan, ingin duduk dalam sikap atau di luar. Untuk ruang outdoor sendiri ada dua sisi, yakni di dekat bar dan di sudut samping kiri.

Inilah pojok samping kiri sisi outdoor Kopi Djongko. Keseluruhan ada tiga kursi dengan 2 jenis bangku, yakni bangku kayu panjang dan bangku yang dibikin dari sisa drum. Bangku yang dibikin dari sisa drum lucu, loh, polanya dibikin beberapa macam dan tidak ada yang serupa keduanya. Inovatif, ya?

Tetapi, sayang, karena Kopi Djongko betul-betul ada di tepi jalan.. Jika kamu duduk di sini untuk cari ketenangan sekalian minum kopi tentu tidak dapat. Suara klakson mobil, motor, dan kendaraan yang lain akan kedengar terang.

Sisi ini dekat sekali dengan parkirkanan. Iya, parkirkanan motornya dipisah jadi di muka warung dan dalam warung, serta lebih luas parkirkanan yang dalam. Kemungkinan panorama kamu sedikit akan terusik karena sisi outdoor yang samping kiri ini ibarat “dikepung” oleh beberapa motor.

Beda hal dengan sisi outdoor kiri, kursi pada bagian kanan berkesan semakin nyaman. Meskipun, sudah pasti suara berisik kendaraan dan suara beberapa orang di luar masih kedengar secara jelas. Di tempat ini ada dua meja yang muat untuk seputar enam orang/meja. Lantas, kamu juga bisa duduk di muka barnya langsung di bangku yang tinggi-tinggi itu.

Lampu pada bagian outdoor samping kanan lebih jelas dibanding yang disamping kiri. Karena mungkin pada bagian kanan ada bar dan kasa, hingga menyengaja dibikin jelas. Sedang keseluruhnya tempat ini (kecuali bar) lampunya remang-remang manjah~ Sekalian menanti pesanan maka kamu dapat melihat langkah penggilingan kopi sampai pengerjaan kopi di sini.

Ambience Indoor

Saat sebelum masuk di ruang indoor Kopi Djongko, kamu akan disongsong dengan pintu kayu (yang telah dibuka) dan jendela gelap yang dikasih gambar lucu-lucu ini. Di luar saja kamu bisa menyaksikan jika beberapa lampu pada ruang sisi dalam memakai yang temaram. Saat ini, silahkan kita masuk ke dalam.

Inilah sisi dalam Kopi Djongko. Ada satu tv LCD di tengah-tengah atas ruang, tetapi beberapa orang tidak ada yang menontonnya, sich. Kemungkinan tv ini menjadi “laris” jika ada laga sepak bola.

Ada banyak meja yang dapat kamu menempati. Ada meja dengan bangku kayu, meja dengan bangku kayu + sofa yang melekat pada dinding, dan ada pula sofa super lebar dengan meja pendek pada segi samping kiri ruang.

Author akan menyelipkan photo sofanya. Tetapi, sebelumnya, silahkan kita menghargakan beberapa lampu yang super elok ini. Cantik dan benar-benar aesthetic.

Satu kembali photo sisi indoor (ambil photo dari pojok paling belakang). Elok sekali, ya, lampunya?

So, ya, inilah sofanya. Sofa ini berada di dead end sisi indoor, jadi tidak kelihatan dari pintu keluar. Tempat duduk ini terdiri dari 3 sofa lebar yang digabungkan. Sofanya sich tidak empuk-empuk sekali, tetapi jelas akan lebih nyaman. Apa lagi bila kamu hadirnya kelompok bersama rekan atau keluarga, tentukan duduk di sofa untuk kenyamanan extra.

Food

Tempatnya Kopi Nikmat Cimahi tidak hebat jika tidak ada makanannya, benar tidak? Saat ini author akan menguraikan makanan apa yang kami cicip di Kopi Djongko. Nikmatnya diurutkan dari makanan berat ke enteng, kali, ya?

Nasi Goreng Djongko (IDR 23.5K)

Makanan berat yang pertama ada Nasi Goreng Djongko. Author selalu pesan makanan yang disisipkan nama tempatnya, karena bermakna makanan itu s-p-e-c-i-a-l. Nasi goreng ini beda sekali sama nasi goreng yang umum berada di cafe-cafe. Nasi Goreng Djongko tidak memakai kecap maupun sauce, tetapi dimasak bersama potongan sosis, paprika, dan merica, hingga rasanya pedas-asam-segar.

Lalu, pada bagian atas nasi goreng ini dikasih topping melted mozarela yang super banyak. Dasarnya sang mozarela leleh ini akan tutupi nasi goreng kamu. Oke, kan? Nasi goreng ini tiba dengan mangkok besar yang dikasih alas piring dan tisu, karena mangkoknya memang berasa hangat saat terjamah. Kemungkinan piringnya terserang temperatur panas saat mozarelanya di-torch.

Jatah Nasi Goreng Djongko ini cocok sekali buat seorang bila kamu sedang betul-betul lapar. Tetapi, jika kamu sedang tidak lapar kelihatannya akan sisa lumayan banyak. Untuk menyiasatinya, kamu dapat share sama rekan kamu. Sepiring berdua, getho.. Selekasnya makan saat panas, ya. Jika sudah dingin, mozarelanya akan kembali bersatu, jadi kurang lezat.

Roti Egg Benedict Djongko (IDR 19.5K)

Menu berat yang ke-2 ialah Roti Egg Benedict. Roti ini, jujur, tidak sesuai dengan harapan author. Karena, sepengetahuan author, egg benedict itu memakai English muffin, roti tebal, atau waffle, lalu dikasih poached egg di atasnya.

Poached egg itu telur yang direbus tanpa kulitnya, jadi telah diceplok lebih dulu baru direbus. Umumnya poached egg dibikin 1/2 masak, jadi saat dibelah kuning telurnya akan menetes kemanapun.

Sedang Roti Egg Benedict versus Kopi Djongko ini benar-benar berlainan. Rotinya memakai dua helai roti tawar biasa, lalu di atasnya dikasih telur ceplok goreng. Iya, telurnya dimasak, bukan direbus.

Lalu, di roti yang satunya kembali dikasih potongan ketimun, tomat, lalu diselimuti oleh melted mozarela. Kemungkinan menu ini disamakan dengan lidah orang Indonesia, terutamanya Cimahi. Karena poached egg memang tidak begitu terkenal di sini.

Struktur rotinya gurih tetapi masih empuk, jadi gampang dipotong dan nikmat dikunyah. Roti dengan telur sebagai kombinasi yang lumrah buat author. Tetapi, saat akan coba roti dengan topping ketimun, tomat, dan keju, author cukup sangsi karena semula author berpikir gagasan menjadikan satu makanan ini cukup aneh. Tetapi, sesudah dicoba, rupanya rasanya logis.

Roti yang empuk berjumpa dengan ketimun yang kriuk, tomat yang asam fresh, dan keju yang legit. Rupanya kombinasi makanan ini bisa juga. Memang, kita jangan mengadili suatu hal dari penampilannya saja. Tetapi, kelihatannya akan lebih bagus bila Roti Egg Benedict ini ditopangk saja seperti sandwich dibanding dipisah helaiannya. Karena, rasa roti ini akan lebih bagus bila dikonsumsi bertepatan.

Oh, iya. Satu porsi Roti Egg Benedict ini datang tanpa sauce atau cocolan sama sekalipun. Maka kesannya “kering” dan geret. Pada akhirnya author meminta diberi sauce, lalu sauce juga diantar oleh waiter-nya dalam jumlah yang banyak (semangkuk kecil).

Roti Butter Sugar (IDR 10.5K)

Di atas barusan telah ada roti asin, saat ini, silahkan kita icip-icip roti yang manisnya. Roti ini sederhana sekali, yakni roti bakar yang dipulas mentega dan diberi gula. Rasanya jadi rindu rumah jika makan ini.

Satu kembali photo close up Roti Butter Sugar, agar kamu kabita (ingin coba), hihi!

Ayam Katsu Sambal Matah (IDR 16K)

Menu makanan berat yang seterusnya ada Ayam Katsu Sambal Matah. Sesungguhnya menu ini dapat digolongkan sebagai cemilan, karena ayam katsunya datang tanpa didampingi karbohidrat yang lain seperti nasi atau kentang. Maka satu porsi menu ini terbagi dalam ayam katsu yang lumayan panjang dan lebar, lalu disiram oleh sambal matah yang super fresh.

Sambal matah ini terbagi dalam tomat, bawang, cabe, dan potongan daun jeruk. Semula author underestimate sama menu ini, karena author tidak pernah makan ayam katsu dengan sambal tradisionil awalnya. EH, rupanya, rasanya oke!

Author senang sekali dengan sambal matahnya. Rasanya pedas, asam, fresh, dan harum karena daun jeruknya lumayan banyak. Jika kamu tidak senang bawang mentah, tidak boleh cemas karena bawangnya tidak berasa eneg.

Cheese Fries (IDR 15K)

Siapakah yang tidak senang kentang goreng? Tentu seluruh orang senang dengan makanan yang ini. Kentang goreng sebagai cemilan paling enak, jatahnya lumayan banyak, dan harga dapat dijangkau ingin di cafe mana saja juga. Dan, kentang goreng di Kopi Djongko ini dibikin dengan unik, yakni dengan ditambahkan keju mozarela leleh.

Beberapa fans melted mozarella tentu akan senang sekali sama menu ini. Kentangnya berpotongan sangat besar dan cukup panjang. Struktur sisi dalamnya masih empuk meskipun telah dimasak. Rasa kentangnya tidak asin, karena rasa asinnya akan kamu peroleh dari sang keju menetes ini.

Satu porsi Cheese Fries ini lebih banyak sekali menurut author. Jika kalian mempunyai tujuan untuk cemal-cemil banyak, sepertinya kentang goreng ini tidak akan habis sendirian. Satu kali lagi author ngajak kalian untuk udunan bersama rekan-rekan jika ingin jajan di sini. Pada bagian depan dan belakang Cheese Fries ada apakah ya itu? Kita ulas saat ini, yok.

Tahu Lada Garam (IDR 10.5K)

Bila barusan author telah mengulas makanan yang berat, saat ini kita awali ulas makanan yang enteng-ringan. Ini ialah Tahu Lada Garam. Tentunya jika kamu kerap kongkow di warung kopi atau cafe yang memiliki konsep “warung” akrab sama menu ini.

Tetapi, ditanggung Tahu Lada Garam punyanya Kopi Djongko ini beda sekali, sekali, sekali sama tahu lada garam di cafe lain. Author pernah icip-icip menu sama di cafe lain, dan rerata tahunya tuch hanya tahu kuning yang dimasak biasa, terus ditempatkan sambal dadak di atasnya. Bahkan juga author pernah coba yang garamnya sangat banyak, jadi rasanya seperti makan garam gunakan tahu.

Nach, jika di Kopi Djongko, tahunya tuch dimasak crispy dan garing, tetapi sisi dalamnya masih halus. Rasanya? Renyah dan asinnya cocok. Tahu ini telah berasa sedikit pedas, kemungkinan tepungnya yang dikasih cabe, karena kamu tidak mendapati topping bubuk cabe dalam menu ini. Malah kamu akan diberi cabe rawit betulan. Rasa pedasnya menjadi lebih hebat jika gunakan cabe rawit fresh demikian.

Mozarella Cheese Ball (IDR 15K)

Inilah tadi berdi belakang Cheese Fries. Nama cemilan ini ialah Mozarella Cheese Ball. Sepertinya banyak menu yang memakai melted mozarella, ya, di sini?

Jika kamu fans berat perkejuan cocok sekali dasarnya kongkow di Kopi Djongko. Mozarella Cheese Ball ini dibikin dari roti yang dibuat bundar-bundar. Dalam bola roti ini ada mozarela juga. Tidak stop di situ, kelak bola-bola roti keju ini akan disiram oleh keju leleh juga. Oke, ya?

Onion Ring (IDR 12K)

Siapakah yang senang Onion Ring angkat tangan! Jelas sudah, ya, jika cemilan ini dibikin dari bawang bombai. Sepiring Onion RIng ini dibikin dari bawang memiliki ukuran besar dan didalamnya lumayan banyak. Onion Ring telah tiba bersama cocolan sauce sambal dan sauce tomat.

Bila kamu tidak senang bawang, khususnya bawang bombai, kemungkinan menjauhi dari menu ini. Tetapi, menurut author rasa bawang dari Onion Ring ini tidak berasa, loh. Rasa bawangnya telah tersamar oleh tepung crispy dan sauce. Maka tidak ada kelirunya buat kamu coba.

Drinks Tempatnya Kopi Nikmat Cimahi

Senang telah author mengulas makanan berat dan cemilan di Kopi Djongko. Dari semua makanan yang author cicip, semua enak-enak. Tetapi, yang menjadi favorite author ialah Onion Ring, Cheese Fries, dan Ayam Katsu Sambal Matah-nya. Saat ini silahkan kita susuri minuman yang berada di Kopi Djongko.

Caramel Cappuccino (IDR 19K)

Kamu senang yang manis-manis? Pesanlah satu cangkir Caramel Cappuccino hangat. Author senang sekali menu ini. Kopinya menyengaja dibikin tidak manis, karena rasa manisnya akan kamu peroleh dari karamel sebagai topping kopi ini. Karamelnya dibuat dengan benar-benar elok seperti bunga.

Cappuccino (IDR 16K)

Kecuali Caramel Cappuccino di atas, ada pula menu Cappuccino biasa. Ukuran cangkir yang dipakai sama dengan Caramel Cappuccino. Yang membandingkan dua menu ini hanya karamel saja.

Menurut author, rasa Cappuccino ini cocok. Bila menurut kamu kurang manis, dapat kamu tambah gula. Dari sisi penampilan dan rasa, kelihatannya mustahil jika Cappuccino ini dipandang under 20K, ya?

Kopi Tiis (IDR 20.5K)

Menu kopi yang lain yang author coba di Kopi Djongko ialah Kopi Tiis. Jika diulasa Indonesiakan, ini berarti “kopi dingin”. Kopi ini dibikin dari espresso, butterscotch, rhum essence, krimer, dan susu fresh. Rasanya cukup unik. Author tidak mendapati file photo yang lain untuk menu ini, jadi maaf fotonya saat kopinya telah diminum, ya!

Kopi Singgel Origin Manual Brew

Jika kamu pencinta kopi asli, murni, tanpa diproses dengan apa saja kembali, pesanlah Kopi Singgel Origin Manual Brew. Kamu dapat request menu ini dibikin di meja kamu, loh. Maka kamu langsung bisa menyaksikan bagaimana proses pengerjaan kopi yang nikmat ini.

Charcoal Latte (IDR 16K)

Charcoal Latte sebagai menu minuman kecuali kopi yang sangat menarik menurut author. Dari namanya saja telah menarik, charcoal, bermakna arang. Apa kita akan disiapkan minuman arang?

Maka Charcoal Latte ini dibikin dari arang aktif (activated charcoal). Arang aktif sebagai pendatang baru di dunia kesehatan dan kecantikan. Peranan arang aktif ini untuk detoks badan dari toksin dan zat beresiko yang lain.

Arang ini bukanlah dibikin dari arang untuk bikin baranya api, ya! Maka arang aktif kerap disebutkan sebagai karbon aktif, yakni zat arang yang dibuat berbahan alami seperti tempurung kelapa sawit tua atau serbuk kayu.

Arang aktif banyak manfaatnya, loh, dimulai dari memutihkan gigi, obat pelancar pencernaan, menawar toksin sama seperti yang telah author sebut di atas, menurunkan perut kembung dan masuk angin, menyingkirkan berbau tubuh tidak lezat, sampai bisa menangani jerawat.

Mango Thai (IDR 17K)

Kecuali bermacam kopi dan latte, Kopi Djongko sediakan minuman-minuman manis dan fresh seperti Mango Thai yang saat ini sedang hits. Seperti umumnya cafe, Mango Thai di sini tersaji di gelas super besar. Tidak lupa potongan mangga dan whipped krim sebagai topping harus Mango Thai.

Overall rasanya nikmat, tetapi cukup sedikit begitu manis untuk hasrat author. Tetapi, lebih bagus Mango Thai manis dibanding yang asam, kan? Dan, Mango Thai di Kopi Djongko ini sebagai yang paling murah sekota Cimahi dan Bandung. Serius, dech. Rerata cafe yang lain jual pada harga 25 – 60 ribu satu porsi. Sedang di sini hanya Rp 17.000 saja.

Lemonade (IDR 18.5K)

Yang paling akhir, ada Lemonade. Gelasnya lucu sekali, ya? Jadi ingin membawa pulang gelasnya, dech, hihi. Menurut author, Lemonade ini sebagai salah satunya menu yang aesthetically pleasing. Elok sekali visualnya!

Rasanya segeeerrrr sekali. Apa lagi jika kamu barusan habis makan yang keju-keju seperti author, rasanya kerongkongan jadi kembali plong sesudah diguyur Lemonade ini.

Tempatnya Kopi Nikmat Cimahi Parking Lot

Sama seperti yang telah author sebut pada awal, Kopi Djongko ini berada di tepi jalan. Maka parkirkanannya dipisah jadi dua, yakni yang di luar (di trotoar depan warung kopi) dan dalam. Di atas ialah parkirkanan sisi dalam yang samping kiri.

Jika ini, parkirkanan yang dalam samping kanan. Pas dalam gerbang Kopi Djongko.

Author tidak sempat pernah memfoto tempat parkirkanan yang di luar, dasarnya karena berbentuk trotoar, jadi hanya muat satu baris motor saja. Agar semakin aman seharusnya kamu memarkirkan motor dalam. Kelihatannya cuman ada parkirkanan untuk motor saja, jadi author tidak paham jika kamu membawa mobil individu harus diparkir di mana.

Masjid

Yes, warung kopi ini ada masjidnya. Masjid ini berada di gedung yang terpisah dengan warung. Di dekat masjid ada toilet juga. Di tempat ini ada sajadah, sarung, dan mukenanya , jadi tak perlu cemas jika kamu lupa membawa kepentingan sholat.

Address Tempatnya Kopi Nikmat Cimahi

Tempatnya Kopi Nikmat Cimahi berada di Jalan Raya Jenderal H. Amir Machmud no. 667, Padasuka, Cimahi tengah. Dasarnya ialah pas selain PLN Cisangkan.

Ringkasan:

  • Mushola: ada + alat sholat
  • Toilet: bersih dan luas
  • WiFi: ada
  • Music: terbaru
  • Pegawai: cekatan, ramah, dan hebat
  • Makanan: good
  • Minuman (terhitung kopi): excellent!

Social Media:

  • Twitter @kopi_djongko
  • YouTube Kanal “Kopi Djongko”

Ya, itu ia narasi mengenai pengalaman author kongkow di Kopi Djongko Cimahi. Waktu author tiba jam 7-an, tempat ini belum begitu penuh. Tetapi, saat di atas jam 9 malam, tempat ini segera penuh! Bermakna prime time buat kongkow di Kopi Djongko itu malam-malam.

Warung kopi di cimahi ini bukanya dari jam 2 siang – 12 malam, sich. Maka kamu tak perlu ke Bandung kembali untuk kongkow dan cari kopi nikmat, karena telah ada Kopi Djongko di Cimahi.

Oh, iya. Di Kopi Djongko ada satu rack penuh berisi mainan seperti Monopoli dan UNO, loh. Tetapi sayang author tidak sempat pernah ambil fotonya. Tentu hebat sekali dech kongkow bersama rekan-rekan sekalian main mainan yang telah disiapkan Kopi Djongko.